Setelah Direlokasi Makam Keramat Cikapas di Gelar Tasyakuran

0
33

Kabupaten Lebak – Mediatransnusa.com – Setelah di relokasi makam keramat Cikapas di gelar tasyakuran bertempat di Jl. Waduk Karian Desa Sindangmulya, Kecamatan Maja Kabupaten Lebak, Rabu (16/8/2023).

Hadir dalam acara tasyakuran Wakil Bupati Lebak dan Tokoh ulama, Asisten Daerah 1, Kadisnaker Lebak, Camat Maja, Danramil Maja, perwakilan dari BBWSC-3. Kades Sindangmulya, Babinmas serta Babinsa.

Acara tasyakuran dan istighosah tersebut
di pimpin Tokoh ulama Kabupaten Lebak KH. Hasan Basri.

Setelah pimpin istighosah, KH. Hasan Basri mengatakan, “Selain kewajiban para Ulama yang mengerti akan tatanan atau tata cara pemindahan makam Keramat, saya juga berkewajiban untuk mengurus prosesi relokasi makam Keramat dan makam yang lainnya.

Tata cara pemindahan makam Keramat, kata KH. Hasan Basari, saya ditunjuk selaku Tokoh yang di tuakan oleh masyarakat, dan saya juga berkewajiban dalam mengurus pemindahan makam keramat ini,” terangnya

READ  Ratusan Kader Ngopi Bareng Bersama 3 Politicalactors

lanjut, KH. Hasan Basri, Makam Keramat yang terkena relokasi ini adalah sepuluh makam Keramat dan ratusan makam santri yang lainnya.

“Ia juga menjelaskan soal keramat, di zaman dahulu, Soal keramat Cikapas merupakan sebuah Pemerintahan yang di pimpin oleh seorang Jaro (sebutan kepada Kades zaman dulu), dan disini juga pernah ada Pondok Pesantren yang besar, maka makam disini mayoritas para Santri,” bebernya.

Disamping itu, Mama Hasan mempunyai prospek, makam Keramat yang di relokasikan ini akan dijadikan tempat Wisata Religi. Yang akan bekerjasama dengan Pemerintah Desa setempat dan Pemerintah Daerah kabupaten Lebak.

“Untuk membangkitkan ekonomi masyarakat, kami akan membentuk kepanitiaan untuk merumuskan tempat wisata Religi, mulai dari pemagaran, tempat wudhu, Mushola kecil, kamar kecil atau WC, dan auning di makam keramat untuk tempat para penziarah,” jelasnya.

READ  Rapat Kerja FWJ Indonesia Membahas Frame Work Agar Insan Pers Lebih Propesional dan Maju

“Kegiatan ini nantinya akan dikelola oleh pemerintah Desa Sindangmulya, dengan melibatkan warga setempat,” imbunya.

Terpisah, Wakil Bupati H. Ade Sumardi dalam sambutannya mengatakan, “Setelah diresmikannya waduk karian nanti, yang akan dijadikan tempat pariwisata, maka sangat berkemungkinan tempat wisata religi di penziarahan Cikapas ini akan maju dan banyak pengunjungnya.

“Kami pihak Pemda Lebak mendukung apa yang telah menjadi rencana Mama Hasan Basri, dengan adanya wisata religi ini saya berkeyakinan akan bisa membangkitkan ekonomi masyarakat setempat, dengan cara membuat los para pedagang, juru parkir, pengelola kebersihan dan lain sebagainya,” kata Wakil Bupati Lebak.

Tak lepas dari misinya, Ade Sumardi, selalu mengajak masyarakat Kabupaten Lebak agar lebih meningkatkan ilmu ke Agamaan.

“Disamping menuntut ilmu di Sekolah, saya harapkan juga menuntut ilmu agama di pondok pesantren,” ujar Ade Sumardi.

READ  Disdukcapil Lebak Menyapa Masyarakat Secara Daring Melalui Zoom Meting dan Live YouTube

“Saya berharap, para Santri atau orang yang mengerti agama bisa menjadi pimpinan di Pemerintahan, agar sendi-sendi pemerintahan terisi oleh orang benar,” tegas Ade Sumardi.

Selain dikatakan Wabup Lebak dan Mama Hasan, Nani Permana, Kepala Desa (Kades) Sindangmulya menambahkan, “Selaku Kades, saya mendukung dan mensuport apa yang direncanakan oleh kedua tokoh tadi.

“Saya beserta jajaran mengapresiasi atas gagasan dari Mama Hasan, dan dukungan dari Wabup Lebak, bahwasannya relokasi makam keramat Cikapas ini akan dijadikan satu tempat wisata religi, dan semoga apa yang menjadi harapan kita dalam hal membangkitkan perekonomian masyarakat ini bisa terwujud,” ungkapnya.

Saya akan berusaha sebisa mungkin untuk membawa masyarakat Sindangmulya menuju ke arah yang lebih maju disegala bidang,” tutup Nani Kades Sindangmulya. (Noma)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini